Phone / WA: 0813 6999 6065 - Email: lapakdrestha@gmail.com - Official Address: Apartemen Sentra Timur Residence, Pulo Gebang, Jakarta Timur - 13950

News & Updates

Home » Tips Artikel » Ternyata Asumsi Bahwa Facebook Sudah Sepi Adalah Salah Total!

Ternyata Asumsi Bahwa Facebook Sudah Sepi Adalah Salah Total!

Jangan Terlambat!

Saya mungkin salah satu orang yang terjebak dalam zona nyaman di masa lalu, Dulu Saya sangat asik bermain di twitter dan menghasilkan banyak income dari sana.

Merasa tenang dan sangat nyaman hingga akhirnya Saya telat menyadari bahwa twitter sudah mulai turun trendnya untuk berjualan, beruntungnya Saya sudah masuk ke ranah instagram, diaman sampai sekarang instagram selalu berinovasi untuk memanjakan penggunanya.

Ingin Sukses Sebagai Selebgram? Berikut Tips Memilih Akun Buzzer!

Tapi ada satu hal yang Saya sangat merasa telat sekali, yaitu masuk kembali ke dalam Facebook. Karena saat bermain twitter, di dalam pikiran Saya sudah tidak ada lagi orang yang bermain Facebook.

Hingga saya 100% total meninggalkan sosial media yang jadul itu (waktu itu sih mikirnya gitu…).

 

Ternyata asumsi bahwa Facebook sudah sepi adalah salah total!

Itu sebabnya mulai saat ini Saya selalu membaca data sebelum mengambil keputusan, karena asumsi bisa membunuh diri sendiri. Setelah twitter mulai sepi, Saya kembali masuk lagi ke Facebook dengan pengetahuan marketing Facebook nol besar.

Perlahan Saya pelajari langkah demi langkah, trial error dan mengikuti beberapa workshop. Disitu baru Saya paham BODOHnya Saya saat itu, kenapa Saya merasa bodoh?

Karena Saya baru tahu dahsyatnya Facebook untuk berjualan. Dan omzet Saya naik berpuluh kali lipat dibandingkan saat Saya bermain twitter.

Ternyata usia Facebook sangat panjang dan usernya setia masih menggunakannya, market sangat luas, dan penetrasi pasar terbuka sangat lebar.

Saat sosial media lain perlahan turun pengguna aktifnya, Facebook masih melesat naik dan semakin aktif pertumbuhannya setiap tahun.

Untuk Anda yang belum mempelajari Facebook Marketing, Saya sarankan Anda taubat dari sekarang, jangan sampai menyesal seperti Saya. Andaikan Saya tetap bermain Facebook dan tidak pernah meninggalkannya, sudah pasti aset Saya bisa lebih banyak dari saat ini.

 

Kawan,

Bertaubatlah dan kembali ke Facebook

 

Doakan Saya selalu sehat, karena mungkin akan Saya share tips dan trik bermain di Facebook

 

keep fight guys!

 

Facebook adalah salah satu sosial media yang selalu melakukan inovasi tanpa henti. Om Mark sangat sadar akan kebutuhan user, karena makin kesini semakin update fitur Facebook jadi membuat kita semakin bisa eksis, lewat FB story ataupun live FB.

 

Menurut data dari we are social Di tahun 2017, Facebook menempati posisi kedua sebagai sosial media yang paling aktif setelah youtube. Dan memiliki pengguna aktif sebanyak 1.968 miliar orang.

Angka yang sangat “wow” besarnya, dan merupakan market yang empuk untuk disasar jika dilihat dari sisi kita sebagai pebisnis.

Indonesia sendiri menempati posisi ke 4 sebagai pengguna terbanyak setelah Amerika Serikat (219juta), India (213juta) , dan Brazil (123juta), dengan jumlah pengguna sebanyak 111juta jiwa.

 

Dari banyaknya data diatas, kita bisa melihat potensi besar disana, Saya pun telah merasakan manisnya berbisnis menggunakan chanel Facebook ini, baik dengan menggunakan cara organik dan juga berbayar dengan Facebook Ads.

 

Jika Anda sudah memiliki akun Facebook, Saya akan share cara organik untuk bermain dan menghasilkan didalamnya, cukup dengan menggunakan akun personal.

 

  1. Buat akun personal

Buatlah satu akun personal dengan nama Anda sendiri ataupun nama lain juga boleh, asalkan nama kaunnya harus manusiawi tidak mengandung unsur berjualan, karena memang Facebook adalah media untuk berosisalisasi.

Gunakan foto manusia jangan hantu hehehe…, maksud Saya jangan gunakan foto profil berupa foto produk, karena nantinya orang akan cenderung malas menerima pertemanan jika Anda sudah ketahuan mau jualan produk.

 

  1. Tambah Teman Tertarget

Anda harus mengetahui dulu market Anda seperti apa. Sebagai contoh, salah satu produk Saya target marketnya adalah ibu yang sudah memiliki anak, maka Saya mencari fanpages yang isinya banyak emak-emak seperti fanpage atau group “cara memasak.”

Saya masuk kesitu dan add orang-orang yang aktif komentar dan memberi like didalamnya. Karena sudah pasti mereka adalah emak-emak yang kita incar.

 

  1. Buat Status yang Relevan

Tentukan “siapa” target market Anda dan tentukan gaya bahasa yang sesuai dengan target market Anda nantinya. Buatlah status yang informatif sesuai market, positif, dan lucu. Tidak perlu posting masalah politik dan SARA, karena hal itu sangatlah sensitif untuk beberapa orang.

80% status sharing dan 20% baru status jualan. Karena Anda bermain di sosial media, utamakan bersosialisasi dibandingkan jualan, walaupun tujuan utamanya jualan dan dapat cuan.

Karena banyak closing terjadi 80% karena emosional dan 20% nya baru logika, jadi membangun kedekatan emosional sangat penting di tahap ini.

 

Semakin Anda eksis dan narsis dengan cara yang elegant tanpa spam, maka semakin laris jualan Anda,

Cara ini hanyalah sekilas, karena penjelasan panjang lebar sudah ada di buku “Facebook Ads Mastery

 

Ingin belajar digital marketing lebih lanjut? silahkan baca Panduannya di: Sekolah Bisnis Online Drestha.

 

Semoga yang singkat inipun bermanfaat juga untuk Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

error: Content is protected !!